Sunday, February 21, 2016

Jalan-jalan Sambil Mencari Furniture di Jakarta


Semua kita tahu Jakarta adalah kota yang sangat besar jumlah penduduknya, bisa dikatakan Jakarta menjual segala jenis barang dan jasa, apapun bisa anda temukan di kota ini. Mulai dari makanan, minuman, furniture elektronik. Furniture di Jakarta tersedia dari yang antik atau klasik sampai model terbaru dapat kita temukan. Semua merek, Olympic, expo dan sebagainya.

Update: Berikut ini beberapa Usaha Jual Furniture di Kota Jakarta Valid berdasarkan info kementrian Perindustrian RI

PT. ANGLO UTAMA TEKNIKA 
Jembatan III Barat Blok C 1, Jakarta Utara, DKI Jakarta
Telp. (021)6690-310

Furniture berbahan logam seperti Rak Supermarket, toko dan lainnya
CV. BINTANG SUKOWATI
Swadarma Raya 57 Ulu Jami, Jakarta Selatan, DKI Jakarta
Telp. (021)5853-817

Menjual berbagai mebel dari kayu. Kursi tamu, sofa, meja makan, belajar dan lain sebagainya.
CAHAYA BUANA PACIFIC/PADEMA AGUNG
Kapuk Kamal 3, Jakarta Utara, DKI Jakarta
(021)5554-039

Furniture berbahan kayu, idem dengan usaha diatas
CV. JAYA
Mangga Ubi 40, Jakarta Barat, DKI Jakarta
Telepon (021)6196-013
Menjual dan membuat furniture dari rotan.

Bayangkan saya gerai Olympic di Jakarta mungkin lebih dari 50-an gerai, hampir bisa ditemuakan di semua wilayah Jakarta. Ini menandakan bahwa populasi penduduk di Jakarta sudah sangat luar biasa banyak sehingga banyak perusahaan berani membuka toko mereka dalam jumlah yang banyak. Jenis layanan toko furniture juga berbeda-beda dan hampir semua menawarkan jasa layanan antar ke tempat selama lokasi pembeli ada di wilayah Jakarta.

Menurut saya yang paling banyak dicari oleh masyarakat Jakarta saat ini adalah furniture-furniture dengan harga murah, baik kursi, sofa, lemari pakaian, lemari makanan, lemari dapur, meja makan, meja belajar hingga rak buku. Persaigan tidak hanya ada diantara toko satu dengan toko lain tapi persaingan juga datang dari penjual furniture keliling, banyak masyarakat membeli dari penjual keliling ini karena selain harganya lebih murah juga sangat praktis melakukan transaki karena trandsaksi dilakukan di depan rumah sang pembeli.

Ketika kami jalan-jalan ke kawasan blog M sempat singgah di sebuah toko furniture ynag cukup besar, sambil bertanya-tannya tentang harga furniture kawan saya sempat menanyakan tentang prospek jual beli furniture saat ini, dan ternyata si pemilik toko mangatakan prospek furniture saat ini bisa dikatakan sangat sulit dan kurangnya pembeli sedangkan toko yang menjual furnitur setiap hari bertambah di Jakarta. Ini mungkin karena pengaruh kondisi perekonomian yang masih belum stabil sehingga daya beli masyarakat terhadap furniture juga msih belum bagus, kita tahu bahwa furniture bukanlah kebutuhan pokok atau primer, sehingga kegiatan membeli furniture dapat ditunda sesuai dengan kondisi perekonomian keluarga.

Kegiatan promosi yang dilakukan oleh penjual furniture menurut saya sudah sangat bagus, mereka mencetak daftar harga furniture baik meja, lemari, kursi, meja kerja dan lainnya dengan begitu lengkapnya sampai ke detail spesifikasi kayu serta cara melakukan angsuran bila si pembeli ingin membeli furniture tersebut secara kredit. Memang di Jakarta hampir semua took baik furniture maupun elektronik selalu menyediakan alternative kredit bagi pembelinya.

Jaminan untuk kredit furniture juga tidak terlalu berat, cukup foto copy KTP, KK serta rekening lingstrik maka si pembeli sudah dapat mengajukan kredit terhadap berbagai jenis furniture pelengkap perabotan rumah tangga.

Karena hari itu kawan saya ingin membeli seperangkat meja komputer maka kami langsung memesan seperangkat meja computer merk Olympic yang terbuat dari kayu asli. Produk Olympic tidak semua berbahan kayu, ada beberapa produk bahan bakunya adalah serbuk kayu. Ada perebedaan kualitas antara serbuk kayu dengan kayu asli, biasanya kayu asli jauh lebih awet daripada serbuk kayu. Tentu saja harga furniture kayu asli jauh lebih mahal bila dibandingkan dengan harga furniture serbuk kayu. namun namanya juga untuk mendapatkan kepuasan maka harga terkadang bukan menjadi persoalan.. heheh.


0 comments